Mengukir Semangat dan Persaudaraan, Keshter PSHT UIN Walisongo Semarang Tampil di PBAK 2026

 

Mengukir Semangat dan Persaudaraan, Keshter PSHT UIN Walisongo Semarang Tampil di PBAK 2026



Semarang, 18–20 Agustus 2026 — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) UIN Walisongo Semarang turut mengambil bagian dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026. Melalui penampilan Keshter PSHT UIN Walisongo Semarang, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan seni bela diri pencak silat sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai luhur persaudaraan kepada mahasiswa baru.

Penampilan Keshter PSHT UIN Walisongo Semarang menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lebih dekat seni bela diri pencak silat kepada mahasiswa baru. Tidak hanya menampilkan gerakan dan teknik bela diri, penampilan ini juga membawa pesan tentang kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga persaudaraan di lingkungan kampus.

Mengenalkan Pencak Silat dan Nilai Luhur Persaudaraan

PBAK merupakan salah satu momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik dan kemahasiswaan di lingkungan UIN Walisongo Semarang. Dalam kesempatan ini, UKM PSHT hadir sebagai wadah bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan potensi diri melalui seni bela diri pencak silat serta pembentukan karakter.

Melalui penampilan Keshter, UKM PSHT berupaya menunjukkan bahwa pencak silat bukan sekadar seni bela diri, melainkan juga sarana untuk membangun mental yang kuat, melatih kedisiplinan, dan menumbuhkan rasa hormat kepada sesama.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran PSHT yang menjunjung tinggi persaudaraan, sehingga setiap anggota diharapkan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.



Wujud Eksistensi UKM PSHT di Lingkungan Kampus

Keikutsertaan Keshter PSHT UIN Walisongo Semarang dalam PBAK 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan eksistensi UKM PSHT kepada mahasiswa baru. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengenal PSHT sebagai organisasi yang memberikan ruang bagi pengembangan minat dan bakat, khususnya dalam bidang pencak silat.

Selain mengembangkan kemampuan bela diri, UKM PSHT juga menjadi tempat untuk belajar bekerja sama, membangun solidaritas, dan mempererat hubungan antarmahasiswa. Semangat kebersamaan yang ditanamkan dalam organisasi diharapkan dapat membentuk pribadi yang tangguh, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

Momentum PBAK 2026 menjadi kesempatan bagi UKM PSHT untuk terus memperluas pengenalan organisasi sekaligus mengajak mahasiswa baru agar berani mengembangkan potensi diri melalui kegiatan positif di lingkungan kampus.

Mengukir Semangat, Menjaga Persaudaraan

Melalui penampilan dalam PBAK 2026 pada 18–20 Agustus, Keshter PSHT UIN Walisongo Semarang membawa semangat untuk terus melestarikan pencak silat dan menjaga nilai-nilai luhur persaudaraan. Kehadiran UKM PSHT di tengah kegiatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan inspirasi bahwa prestasi, kedisiplinan, dan persaudaraan dapat tumbuh bersama.

Bagi UKM PSHT UIN Walisongo Semarang, penampilan ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi dalam memperkenalkan budaya pencak silat kepada generasi muda.

Dengan semangat Memayu Hayuning Bawana, PSHT terus berupaya membentuk manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Salam Persaudaraan!

DEP. KOMINFO 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Latihan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT): Bukan Sekadar Fisik, Tapi Jalan Menuju Keluhuran Budi dan Nilai Tasawuf

Resmi Menjadi Warga Tingkat I PSHT, Sepuluh Anggota UKM PSHT UIN Walisongo Jalani Pengesahan Tahun 2026

Study Banding UKM PSHT UIN Walisongo Semarang ke UKM PSHT Universitas Brawijaya Malang 2025