Torehkan Prestasi di Lawang Sewu Open Championship 2026, Atlet UKM PSHT UIN Walisongo Bawa Pulang 10 Medali
Semarang, 30 Agustus 2026 — Semangat dan kerja keras atlet UKM PSHT Komisariat UIN Walisongo Semarang kembali membuahkan hasil. Dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Lawang Sewu Open Championship 2026 yang berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 di GOR USM Semarang, para atlet berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang sejumlah prestasi membanggakan.Kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para pesilat untuk menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman baru di tengah persaingan dengan atlet dari berbagai peserta. Bagi para atlet UKM PSHT UIN Walisongo, keikutsertaan dalam kompetisi bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses untuk mengasah mental, meningkatkan kemampuan, dan belajar menghadapi berbagai situasi di arena pertandingan.
Perjuangan yang dilakukan selama pertandingan akhirnya menghasilkan 10 medali, terdiri dari 2 medali emas, 5 medali perak, dan 3 medali perunggu. Hasil tersebut diraih melalui kategori laga dan seni yang diikuti oleh para atlet UKM PSHT Komisariat UIN Walisongo Semarang.
Dua medali emas berhasil disumbangkan melalui kategori Seni Ganda Putri. Dita Rizqi Lupitasari dan Itsna Khoirun Nisa berhasil meraih Juara 1, setelah menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para juri. Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian yang membanggakan bagi kontingen UKM PSHT UIN Walisongo dalam kejuaraan kali ini.
Tidak hanya medali emas, kategori seni juga memberikan tambahan prestasi melalui Marcelli Putri Novianti Sari dan Atina Zulfa yang masing-masing berhasil meraih Juara 2 Seni Ganda Putri. Sementara itu, Cahya Arofatun Nisa berhasil meraih Juara 3 Seni Tunggal Putri dan membawa pulang medali perunggu. kategori laga, perjuangan para atlet juga tidak kalah membanggakan. Nabil Makarim berhasil meraih Juara 2 Laga Putra C, sedangkan Fatma Hidayah Nur Aini berhasil menempati Juara 2 Laga Putri B. Medali perak lainnya berhasil dipersembahkan oleh Ela melalui kategori Laga Putri A.
Sementara itu, dua medali perunggu dari kategori laga berhasil diraih oleh Shinta Nur Aini yang menjadi Juara 3 Laga Putri D dan Muhammad Mustafid Irdyadul Ibad yang berhasil meraih Juara 3 Laga Putra C. Setiap atlet tentu memiliki cerita dan perjuangannya masing-masing selama mempersiapkan diri hingga akhirnya turun ke arena pertandingan.
Bagi para atlet, berdiri di atas podium bukanlah hasil yang datang secara instan. Ada proses latihan, rasa lelah, evaluasi, dan berbagai tantangan yang harus dilewati sebelum akhirnya dapat membawa pulang medali. Karena itu, setiap pencapaian dalam kejuaraan ini menjadi bentuk apresiasi atas usaha dan kerja keras yang telah dilakukan. Lebih dari sekadar mendapatkan medali, kejuaraan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi para atlet UKM PSHT UIN Walisongo. Bertanding secara langsung memberikan kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan, memperbaiki kekurangan, sekaligus membangun kepercayaan diri untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Perjalanan para atlet selama mengikuti kejuaraan juga tidak terlepas dari peran official yang mendampingi dan memberikan dukungan selama pertandingan. Kontingen UKM PSHT Komisariat UIN Walisongo Semarang didampingi oleh Mas Ahmad Syauqi, Mas Bachtiar Widodo, dan Mas Fuad Kurniawan sebagai official. Dukungan dari official, pelatih, keluarga, dan seluruh keluarga besar UKM PSHT UIN Walisongo menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan para atlet. Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi para pesilat untuk tetap fokus dan memberikan penampilan terbaik hingga pertandingan selesai.
Prestasi yang diraih dalam Lawang Sewu Open Championship 2026 diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh atlet untuk terus berkembang. Bagi mereka yang berhasil meraih podium, pencapaian ini menjadi motivasi untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuan. Sementara bagi yang belum mendapatkan hasil maksimal, pengalaman di kejuaraan ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk kembali berlatih dan mempersiapkan diri dengan lebih baik.
Pencak silat pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Di balik setiap pertandingan terdapat proses untuk belajar tentang keberanian, kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, dan kemampuan menghargai lawan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang pesilat, baik ketika berada di dalam maupun di luar arena.
Dengan raihan 10 medali pada kejuaraan kali ini, atlet UKM PSHT Komisariat UIN Walisongo Semarang telah memberikan catatan positif dalam perjalanan prestasi mereka. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak prestasi dan semakin banyak atlet berprestasi yang membawa nama baik UKM PSHT UIN Walisongo Semarang.
Selamat kepada seluruh atlet yang telah berjuang dan memberikan kemampuan terbaiknya. Terus berlatih, terus berproses, dan jangan berhenti mengejar prestasi. Karena setiap pertandingan bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses yang membentuk kita menjadi lebih kuat.
Salam Persaudaraan! 🤝🪷
UKM PSHT Komisariat UIN Walisongo Semarang


Komentar
Posting Komentar