KISAH WIRAUSAHA SUKSES CORNDOG DI ERA DIGITAL
UKM PSHT UIN WALISONGO SEMARANG
I. PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN
Salah satu cara untuk menjadi pelaku wirausaha sukses di era digital adalah terus belajar. Belajar dari kisah para pelaku wirausaha sukses adalah salah satu bentuk belajar tersebut. Dengan mempelajari kisah-kisah mereka, kamu akan belajar banyak hal, mulai dari datangnya ide sebuah usaha; serta beberapa hal penting yang harus kamu punya bila ingin menjadi seorang pelaku wirausaha sukses.
Pada artikel kali ini, terdapat beberapa kisah dari para pelaku wirausaha sukses Mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang menjadi Koordinatir Departemen Wirausaha di salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa PSHT tingkat Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang di era digital ini. Dengan membaca kisah-kisah mereka, semoga dapat menginspirasi serta memberimu semangat untuk menjadi pelaku wirausaha sukses. Mari, kita simak kisah-kisah mereka di bawah ini.
II. Mba ARINA MANA SIKANA
Tak semua pengusaha lahir dari keluarga kaya raya. Beberapa pengusaha sukses Indonesia bahkan pernah mengalami hidup susah alias miskin. Meskipun jauh dari sorotan seperti para crazy rich yang pamer kekayaan di berbagai media sosial, sejumlah pengusaha sukses Indonesia ini, justru memiliki kerajaan bisnis yang mempekerjakan ribuan karyawan, bahkan berkontribusi untuk negara.
Kisah sukses mereka mungkin tak menarik bagi kalangan milenial, yang cenderung menginginkan cara instan meraih kekayaan. Namun dari pengusaha sukses Indonesia inilah, kita bisa belajar bagaimana meraih keberhasilan dari kerja keras.
Semua pengusaha menghadapi rintangannya masing-masing. Begitu juga yang dihadapi oleh pemateri kita yang satu ini. Mba Arina Mana Sikana memulai bisnisnya dengan berjualan secara onlen dikarenakan belum mempunyai cukup uang untuk menyewa kios.
Mulai dari promosi di story whatsup kemudian di instagram dan media sosial lainnya.
Mba arina memulai karirnya menjadi wirausaha corndog bermula dari kisahnya yang melihat makanan tersebut di media sosial dan ternyata di daerah tempat tinggal di Kaliwungu Kendal ternyata belum ada pedagang yang menjual makanan tersebut. Akhirnya mba arina memberanikan diri untuk belajar otodidak bermodalkan youtube dengan melihat tutorial pembuatan corndog.
Selang beberapa minggu dirasa cukup pandai, mba arina memulai usahanya dengan menyewa kios di pasar kaliwungu, banyak hal rintangan dan cobaan yang datang dari segala arah. Namun kunci dari beliau ialah kita berjualan dan berusaha harus jujur dan sabar. Hingga saat ini beliau bisa membuka 3 cabang di tempat berbeda.
III. SARAN UNTUK PENGUSAHA MUDA
Dikala memulai usahanya jangan berharap laba dahulu, kita harus berani. Siap mental dan hati dikala usaha yang kita jalani nantinya bakalan berhasil atau tidak. Terus berusaha dengan jujur dan benar karena itu nantinya akan menjadi modal kita dalam kedepannya.
Demikian kisah pengusaha sukses Mahasiwa yang dulu hidup susah, namun mampu merintis bahkan membangun kerajaan bisnis yang menempatkan mereka menjadi mental pengusaha yang sukses.
Terima kasih
UKM PSHT UIN Walisongo Semarang Raih Prestasi di Ajang SPOC 2025
Pada tanggal 14–16 November 2025 , UKM Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisariat UIN Walisongo Semarang ikut serta dalam ajang Semarang Pencak Silat Open Championship (SPOC) yang digelar di GOR Universitas Semarang (USM) . Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang bergengsi yang diikuti oleh berbagai perguruan pencak silat dari kota maupun luar daerah. Dalam kompetisi ini, para atlet dari UKM PSHT UIN Walisongo menunjukkan performa terbaik mereka dan berhasil membawa pulang sejumlah medali. Dengan latihan rutin dan persiapan yang matang, mereka mampu bersaing dengan ketat di berbagai kategori. Berikut daftar perolehan medali: 🏅 Daftar Peraih Medali SPOC 2025 – UKM PSHT UIN Walisongo Semarang: Mba Saylul Hidayah Salsabiyla – Juara 1 Regu Putri (PI) 🥇 Mba Kaisa Yumna Zakiyya – Juara 1 Regu Putri (PI) 🥇 Eka Yogi Ulyatul Fatikah – Juara 1 Regu Putri (PI) 🥇 Satria Surya Darma – Juara 2 Kelas A Laga Remaja Putra (PA) 🥈 Haibah Nur Zahro – Juara 2 Kela...

Komentar
Posting Komentar